Nama : Angelia Ayuyolanda S
Nim : 201931038
Kelas : Teknik Digital (D)
Rangkaian Flip-Flop
Penemu Flip-flop
Pertama kali ditemukan oleh dua
orang ilmuan ahli fisika inggris yang bernama William Eccles dan F.W. Jordan
sekitar tahun 1918. Rangkaian ini merupakan dasar dari penyimpanan data memory
pada smartphone ataupun computer.
Selain itu flip-flop juga bisa
digunakan sebagai penghitung detak dan juga sebagai penyingkronisasi input pada
sinyal waktu variable beberapa sinyal waktu referensi.
Pendahluan
Gerbang logika hanya mampu mengubah sinyal keluaran sejalan dengan
sinyal masukan. Bagaimana bentuk ragam gelombang dari perubahan sinyal tersebut
tergantung pada gerbang logikanya. Prinsip dasar dari gerbang logika
dan kombinasional adalah perubahan keadaan level keluaran tergantung dari
keadaan masukan, untuk setiap saat dari waktu ke waktu. Jika setiap keadaan
masukan berubah maka gerbang logika akan berubah pula kaluarannya saat itu
juga. Jadi rangkaian gerbang logika hanya berfungsi menyiapkan suatu operasi
logika kemudian hasil dinyatakan pada keluaran.

Pada contoh diatas dapat dilihat kedua sinyal yang masuk pada gerbang
nor saat itu juga diberikan keluarannya yang terdiri atas satu sinyal.
Dengan membuat gerbang logika kombinasional kita dapat membuat rangkaian
yang dapat menyimpan data. Rangkaian inilah yang disebut rangkaian Flip Flop.
Fliop Flop merupakan piranti yang dapat menyimpan 1 bit data yaitu 1 atau 0.
Pengertian
Flip-flop
Flip-flop adalah suatu rangkaian elektronika yang memiliki dua kondisi stabil dan dapat digunakan untuk menyimpan informasi. Flip Flop merupakan pengaplikasian gerbang logika yang bersifat Multivibrator Bistabil. Dikatakan Multibrator Bistabil karena kedua tingkat tegangan keluaran pada Multivibrator tersebut adalah stabil dan hanya akan mengubah situasi tingkat tegangan keluarannya saat dipicu (trigger). Flip-flop mempunyai dua Output (Keluaran) yang salah satu outputnya merupakan komplemen Output yang lain.
Jenis rangkaian Flip-flop
1. RS Flip-flop
RS Flip-flop
mempunyai dua masukan data, S dan R. Untuk menyimpan suatu bit tinggi, Anda membutuhkan
S tinggi; untuk menyimpan
bit rendah, Anda membutuhkan R tinggi.
Membangkitkan dua buah
sinyal untuk mendrive
flip-flop merupakan suatu kerugian dalam berbagai penerapan.
Tabel dibawah merupakan keringkasan suatu kemungkinan-kemungkinan
masukan/keluaran bagi flip-flop
RS. Kondisi masukan yang pertama adalah
RS = 00. Ini berarti tidak diterapkan pemicu. Dalam hal ini keluaran Q
mempertahankan nilai terakhir yang dimilikinya.
SR Flip-flop meruapakan jenis flip-flop yang paling
sederhana. Disebut sebagai SR karena flip-flop ini memiliki masukan Set dan
Reset maka disebut dengan SR Flip-flop. SR Flip-flop terdiri dari satu
rangkaian bistabil dan hanya dapat mengoperasikan satu bit bilangan biner.
Ada berbagai jenis konfigurasi yang dapat dibuat dalam
membangun sebuat SR Flip-flop, diantaranya adalah dengan menggunakan dua buah
gerbang NAND, atau dengan dua buah gerbang NOR. Kedua masing-masing gerabang
(NAND atau NOR) dihubungkan saling menyilang, yakni output salah satu gerbang
NAND dihubungkan ke bagian input gerbang NAND lainnya. Begitu juga halnya
dengan gerbang NOR.

Dari gambar diatas terlihat bahwa RS Flip-flop memiliki dua masukan yang masing-masing terdiri dari input Set (S) dan Reset (R), begitu juga dengan outputnya juga memiliki dua buah masukan Q dan Q’. Arti set dan reset pada SR flip-flop adalah dengan menset kondisi input S, output Q akan menghasilkan kondisi 1, sedangkan me-reset flip-flop, output Q akan menghasilkan kondisi 0. Sedangkan kondisi output Q’ akan selalu berlawanan dengan Q.
Rangkaian Flip-Flop RS

|
R |
S |
Q |
|
0 |
0 |
Nilai
terakhir |
|
0 |
1 |
1 |
|
1 |
0 |
0 |
|
1 |
1 |
terlarang |
Tabel 1. Tabel Kebenaran RS
Flip - Flop
Kondisi masukan yang kedua
adalah RS = 01 berarti
bahwa suatu pemicu
diterapkan pada masukan S. Seperti
kita ketahui, hal ini
mengeset flip-flop dan menghasilkan keluaran Q bernilai 1.
Kondisi masukan yang ketiga adalah RS = 10 ini menyatakan bahwa suatu pemicu diterapkan
pada masukan R. Keluaran
Q
yang dihasilkan adalah 0. Kondisi
masukan RS = 11 merupakan
masukan terlarang. Kondisi ini berarti menerapkan
suatu pemicu pada kedua masukan S dan R pada saat yang sama. Hal
ini merupakan suatu pertentangan
karena mengandung pengertian bahwa kita berupaya
untuk memperoleh keluaran Q yang secara serentak
sama dengan 1 dan sama dengan 0
2.
JK Flip – Flop
JK flip-flop merupakan flip flopyang
dibangun berdasarkan pengembangan dari RS flip-flop. JK flip-flop
sering diaplikasikan sebagai komponen dasar suatu
counter atau pencacah naik (up counter) ataupun pencacah turun (down counter).
JK flip flop dalam penyebutanya di dunia digital sering di tulis dengan simbol
JK -FF. Dalam artikel yang sedikit ini akan diuraikan cara membangun sebuah JK
flip-flop menggunakan komponen utama berupa RS flip-flop.
Gambar 2.
Rangkaian JK Flip - Flop
Gambar rangkaian diatas memperlihatkan salah satu cara untuk membangun sebuah
flip-flop JK, J dan K disebut masukan pengendali karena menentukan
apa yang dilakukan oleh flip-flop
pada saat suatu
pinggiran pulsa positif
diberikan. Rangkaian RC mempunyai
tetapan waktu yang sangat pendek, hal ini mengubah pulsa lonceng segiempat menjadi impuls sempit.
Pada saat J dan K keduanya 0, Q tetap
pada nilai terakhirnya. Pada saat J rendah dan K tinggi, gerbang atas tertutup,
maka tidak terdapat kemungkinan untuk mengeset flip-flop. Pada saat
Q adalah tinggi,
gerbang bawah melewatkan
pemicu reset segera setelah
pinggiran pulsa lonceng positif berikutnya tiba. Hal ini
mendorong Q menjadi rendah . Oleh karenanya J = 0 dan K=1 berarti bahwa
pinggiran pulsa lonceng positif berikutnya akan mereset flip-flopnya. Pada saat
J tinggi dan K rendah, gerbang bawah tertutup dan pada saat J dan K keduanya tinggi, kita dapat
mengeset atau mereset
flip-flopnya. Untuk lebih
jelasnya daat dilihat pada tabel kebenaran JK flip-flop berikut.
3. D Flip-flop
D Flip-flop merupakan salah satu
rangkaian flip-flop yang populer dan banyak dipakai dalam rangkaian dasar
memori. Karena fungsi D flip-flop yang real dapat menyimpan data 1 bit untuk
sementara waktu. Waktu ini lah sering disebut dengan delay flip-flop atau D-Latch.
Pada dasarnya D Flip-flop ini hampir sama dengan SR
Flip-flop dengan clock, hanya saja yang membedakannya adalah input S dan R
dijadikan input D yang ditambahkan gerbang NOT (inverter).
Rangkaian
D flip flop yang dibangun dengan menggunakan gerbang AND, NOR dan NOT.
Cara kerja D Flip-flop
Dari gambar diatas terlihat bahwa rangkaian flip-flop D
tersusun atas SR flip-flop yang sedikit dimodifikasi dengan tambahan gerbang
NOT (inverter) yang menghasilkan input baru D. Informasi data yang berada pada
masukan D akan disimpan pada output Q hanya apabila input clock Cp dalam
keadaan 1 pulsa. namun jika clock Cp berkondisi 0, maka perubahan informasi
pada input D tidak akan mempengaruhi output Q sampai kondisi Cp 1 kembali.
Simbol
D flip-flop
Pada contoh pengaplikasian D flip-flop dalam menyimpan
informasi, ketika akan membuat penyimpanan data sebanyak 4 bit, maka diperlukan
empat buah D flip-flop, dan seterusnya. Adapun contoh konfigurasi rangkaian D
Flip-flop untuk menyimpanan data 4 bit adalah sebagai berikut:
Contoh rangkaian D flip-flop 4 bit


4. T Flip-flop
T Flip-flip merupakan salah satu jenis flip-flop yang
kedua outputnya diumpanbalikan kembali (feedback) ke bagian input SR flip-flop.
Adapun rangkaiannya T flip-flop adalah sebagai berikut:
Rangkaian T flip-flop yang dibangun dengan 2 buah gerbang
NAND dan dua gerbang AND. Dari gambar diatas dapat dijelaskan prinsip kerjanya
bahwa ketika input T diberikan logika 0, sedangkan S dan R juga berkondisi
logika 0, maka output Q akan menghasilkan logika 0 juga, untuk Q’ tentu akan
berkondisi kebalikan dari Q, yakni 1. Ketika flip-flop dalam kondisi tersebut,
maka input di bagian satu gerbang NAND memiliki logika 1 (set).
Ketika T diubah menjadi 1 dan S1, maka output Q yang
sebelumnya berkondisi 0 akan berubah menjadi 1. Nah dari gambar terlihat bahwa
output Q terhubung ke dalam input gerbang NAND yang kedua. Namun karena clock T
berkondisi 1 hanya beberapa saat dan kembali menjadi 0, maka kondisi logika R
akan 0 dan S tetap 1.
Pada kondisi tersebut, input R menjadi berlogika 1,
artinya siap reset. Artinya output Q yang sebelumnya 1 akan berubah ke kondisi
0 jika input T mendapatkan pulsa 1 kembali. dan seterusnya, dan seterusnya
sehingga output Q akan selalu berubah apabila input T mendapatkan pulsa 1.
Jika digambarkan dengan diagram waktu, rangkaian flip-flop T
maka akan tampak seperti berikut:

5. CRS flip-flop
Merupakan rangkaian clocked RS-FF yang sudah dilengkapi
dengan terminal pulsa clock. Pulsa clock berguna untuk mengatur keadaan set dan
reset. Jika pulsa clock berlogic 0 maka perubahan logic input R dan S tidak
akan berdampak pada perubahan output Q dan Qnot. Output Q dan Qnot akan berubah
jika pulsa clock berlogik 1.
Prinsip kerja
Flip-flop:
1.
Jika clock
bernilai rendah (0) maka flip-flop J-K master akan tidak aktif, tetapi karena
input clock flip-flop J-K slave merupakan komplemen dari clock flip-flop master
maka flip-flop slave menjadi aktif, dan outputnya mengikuti output flip-flop
J-K master.
2.
Jika clock
bernilai tinggi (1), flip-flop master aktif sehinga outputnya tergantung pada
input J dan K, pada sisi lain flip-flop slave menjadi tidak aktif karena clock
pemicunya bernilai rendah (0).
3.
Pada saat sinyal
detak berada pada tingkat tinggi, master-nya yang aktif dan slave-nya tidak
aktif.
4.
Pada saat
sinyal detak berada pada tingkat rendah, master-nya yang tidak aktif dan
slave-nya yang aktif.
5.
Jika input J
diberikan bersama-sama dengan tepi naik pulsa pemicu, flip-flop master akan
bekerja terlebih dahulu memantapkan inputnya selama munculnya tepi naik
sampai clock bernilai rendah (0).
6. Setelah clock bernilai rendah (0),flip-flop master akan tidak aktif dan flip-flop slave bekerja menstransfer keadaan output flip-flopmaster keoutput flip-flop slave yang merupakan output flip-flop secara keseluruhan.
Fungsi Flip-Flop
Ø Menyimpan
data biner secara semi permanen
Ø Membuat
rangkaian counter atau pencacah
Ø Membuat
register geser
Ø Membuat cell
memori
Sekian dan terimakasih :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar